Monday, 11 February 2013

sebuah tulisan bisa menimbulkan pertanyaan :|

ini sudah larut malam, tapi matanya masih enggan untuk beristirahat, padahal sudah dari 20menitan yang lalu ayah dan ibunya mengomel menyuruhnya untuk segera tidur, tapi didalam kamar ia malah sibuk membuka dunia maya melalui layar handphone yang sengaja ia selipkan dikantong untuk kembali bermain dalam dunia semu namun nyata.dunia maya!.itu yang kembali dibukannya.
        
           saya kembali mumbuka lorong dunia maya, memasuki jejaring sosial yang kadang membawa teka teki dalam setiap kalimatnnya."..........walaupun mereka tahu mereka yang salah tapi mereka tetap bertahan dengan kesalahannya, merasa tidak berdosa, mengabaikan orang yang disakiti dan pergi begitu saja dengan meninggalkan luka lalu mencari orang orang baru di dalam hidupnya tanpa menghapus luka yang pernah ia goreskan di hati seseorang tersebut.....blabla." ia memahami kalimat di blog itu hingga beberapa kali
hahaha terlalu aneh jika saya harus menertawakan ini, ujarnya dihati dalam sebuah dunia maya yang kadang sarat mengundang banyak tanda tanya itu kini ia temui kembali saat ini, entah apa maksud kata katanya..entah siapa yang ia tulis? apa tujuan ia menulisnya? entahlah jawabnya ketika ia membaca tulisan moku,temanya.

semua ketikan yang ditulis jemarinya, "itu bukan saya" gumam gebi dihati..itu bukanlah sifat saya, saya tetap bersikukuh, aku bukan pemilik sifat seperti itu. sejenak, kata kata yang terus menurus membantah semua tulisan itu sedikit tersendat,terpotong oleh semua fikiran yang tiba tiba berkumpul di benak nya.. semua ingatan itu kembali.. "jika bukan untuk ku, lalu untuk apa ia sampai menutup akun twitternya secara tiba tiba?" menghapus sebagian favorite dan tak lagi memberi tanda + pada setiap entri entri ku lagi? bahkan unpluse ? entahlah saya tak begitu paham dengan blogger yang saya tahu, ia bukan seorang yang gampang men deacive kan akun tanpa suatu alasan..
aku kenal betul sifatnya..ujar gebi yang terus terusan berusaha mencari tahu semuannya.. aku tahu watak teman ku, meski tak begitu akrab, tapi aku mengerti.

ia mengabaikan semua tulisan itu, berpura pura tak membaca, menampik semua kata kata yang tertulis di layar..yang sebenarnnya mungkin saja ia masih memrlukan jawaban atas semuannya.. benar saja, ia memang tak begitu peduli dengan semua tulisan di dinding itu, tapi jemarinya menuntun membuka lagi dan lagi tulisan itu, memahaminnya kembali.
jemari dan mata juga fikirannya terus mengutak atik, mencari tahu adakah yang salah? ia membolak balik kan otaknya, mengorak arik hal hal yang mungkin saja ada seswatu yang salah, telah ia lakukan.
tapi,hasilnya? nol. ia masih tak temukan jawaban.
sebenarnnya ia tak begitu peduli akan hal ini, tapi tak suka jika semuannya hanya berakhir hanya pada suatu tanda "?" ia tak tahu permasalahannya.

dari dalam kamar, saya diam diam membangunkan diri.. pelan pelan membuka pintu kamar yang sudah sejak tadi ditutup rapat, samar samar suara tivi yang menyala, ia menengok. didapati ayah nya, yang ternyta tanpa sadar ketiduran didepan layar televisi. suara reporter agak samar samar terus mengoceh tanpa peduli disini.
ia mendekati telpone rumah yang kebetulan berada beberapa langkah didepan nya, dengan langkah pelan, otaknya terus berbicara, *bisa mati aku jika ketahuan menelpn tengah malam begini (sambil menekan tombol tombl nomor ponsel) yang barangkali bisa temukan jawaban.. *tut...tut...tut begitu terus suara yang terdengar tak ada jawaban. Yah aku tahu jawabannya! ku tak boleh berkeliaran disini, (berlari kecil meninggalkan telpon digenggaman lalu mendekap laptop dimeja) hap! aktifkan internet, "oceh gebi dengan pelan"

hanya satu tujuan otaknya, ya! menulis! ia tahu, jika ia tak bisa mengatakan lewat suara, mungkin saja ia bisa menyampaikan dan dapatkan jawaban lewat tulisan..
meski entah tulisannya akan dibaca atau tidak, tapi ia hanya bisa salurkan semua hanya dalam sebuah kalimat kalimat panjang ataupun pendek.
dalam larut, hanya dengan berterang pantulan layar laptop ia terus beradu jemari dengan tmbol tombol keyboard, menulis dan menulis.
alunan suara ajeng ikut menemani ketika kutulis kalimat kalimat yang ini..
biasa, gebi memang terbiasa menulis dengan membutuhkan suara musik.

kembali membuka blog moku, ternyta ia menulis hal lain.
kali ini berbeda tulisannya, mata saya lebih serius dengan tulisan post nya yang ini, ia bercerita tentang entah apa itu, ia membawa bawa-bawa kata "dokter,obat,dan orang tua"
hah? ia mengidap penyakitkah? parah kah sampai sampai ia harus berkaca kaca mendengar ucapan dokter ? bisa diobati? harus minum obat sampai satu tahun lebih? kenapa ia tak pernah bercerita? ujar gebi yang masih menatap tulisan tulisan yang berada dihadapannya itu..
(menggeserkan kursor) *melanjutkan ketikan yang sudah sejak tadi ia tulis..
tararararp!!! :O
*jemarinya kembali terhenti, memflashback.. obat? apakah mungkin obat yang sering ia minum itu bukan suplement melainkan....? lalu kebiasaan bolak baliknya itu.....? ah ah tidak! seketika ia membuyarkan fikirannya! lalu ingatan gebi terus kembali kebelakang.. ia ingat ia pernah browsing tentang kebiasaan aneh moku itu, kanker ovarium????!!!! astaghfiraallah, jangan sampe ya allah :O ujarnya pelan..
tapi..entahlah, saat ini yang hanya tahu tentang semua pertannyan dibenak nya itu hanya lah moku,keluargannya,dan tuhan.. tapi ia tahu, semuannya akan baik baik saja..amin =))
masih ada hari esok, semua akan ada jawaban, gumam dihatinnya..
( menutup layar laptop)

----------------------------------------------------------------
see you next time :)
inspiration from story of my friend (:





0 comments:

Post a Comment