Terkadang kita menahan tulisan kita.memberi batas pada
setiap ketikan kita.
Padahal semakin jujur tulisan kita,semakin cantik pula
tulisannya, coba lihat penulis-penulis yang berhasil ngebikin kita tertawa atau
sekedar tersenyum membacannya. Kita kadang senyum karna tulisannya bisa bikin
kita bilang “hahaha iya juga ya” (sekalipun Cuma ucap dihati)
Mereka kadang sulit buat cerita,ngebatasi kalimat yang
diucapkan dengan apa yang dia fikirkan. Kadang mereka ngerasa malu buat
ngungkapinnya, padahal cerita kalimat itu juga belum tentu bakal direspon jelek
sama pendengarnnya.
Terkadang tulisan gak cukup buat nunjukan gimana dan apa
yang kita rasain.
Kita butuh dunia nyata kadang buat ngebantu.
Bahkan anak kecil sekalipun, butuh yang namannya sahabat.
Ternyata bukan Cuma hujan yang mampu ngebikin kita flasback,
tapi juga suasana pagi dan siang ini pun mampu menarik seseorang kebelakang.
Dimana tempat kenangan-kenangan itu bersembunyi.
Nulis gak ya? Gak lah, untuk apa menulis seswatu yang uda
dianggap gak penting lagi sama pembacannya.
Gue benci kata persahabatan, gue seneng menyebut kata
tersebut dengan panggilan........ummm apa ya :| kawannnnnnnnnnnnnnn terbaikkk :)
Gue benci sama shit writer!
Siapa sih yang suka pembohong? Apalagi yang menipu diri
sendiri bahkan orang lain.
Kalau masih bisa to the point kenapa harus
berbelit.pecundang!
Berbohong yang terus menerus dilakukan tanpa pernah merasa
bersalah, itu memuakkan kalau terus terusan dilakukan.
Menulis yang ketika itu kita rasain, belum tentu feel setelah
selasai kita nulis akan sama seperti tulisan yang baru saja kita tulis. Karna
menulis sama seperti menangis atau bercerita, semua akan lebih baik bahkan
ngebikin hati kita lebih bebas dan free :)
Orang galau itu bukan satu tweet yang dia ciptain, tapi
puluhan kata bahkan ratusan kalimat yang Ia tulis dalam satu waktu..
Jangan kelamaan jalan ditempat,kadang kita harus berani
ngelangkahin kaki kita, meski itu Cuma selangkah dan segaris.
Liat kedepan,jalanan masih panjang.
Ngedobrak dengan sekeras kerasnya,berlari dengan sejauh
jauhnya. Kadang itu Cuma bisa ngebuat lo lebih tersiksa dengan cara yang
berbeda. Melukai diri dengan masalah yang selesai. Maksudnya masalah yang
seharusnya bisa diselesaikan kalo kita mencoba untuk tetep stay dan menjalankan
kaki dengan benar. Bukan malah angkat kaki terus pergi jauh.
Gimana supaya perjalanan yang kita lakuin bisa menyenangkan?
Kayaknya kita perlu menggap perjalanan hidup itu seperti perjalanan karya
wisata.
Hal sesederhana itu bagaimana bisa membuat seseorang begitu
bahagia.
Hanya lewat try out padahal.aneh. Tapi begitulah, karna
bahagia itu tak harus selalu identik dengan kemewahan, bahagia bisa tercipta
dari kesederhanaan kecil.apalagi dari orang yang mereka anggap spesial :)
Semua orang bisa bahagia meski itu hanya lewat sepotong
kalimat.
Lewat sepenggal cerita pendek saja, semua orang juga bisa
saling jatuh cinta.
Magnet saja tak pernah bisa menyatu jika kutubnya sama.
Ia akan tarik menarik jika kutubnya berbeda.
Jadi untuk apa merendahkan ‘perbedaan’? jika perbedaan saja dapat menyatukan.
Kalau semuannya sempurna. Semuanya tanpa rasa. Membosankan
dan hambar.
Kalau sempurna, saya gak tau apa rasannya bahagia. Apa
artinnya kehilangan. Gimana gak enaknnya down. Saya gak akan juga pernah
ngerasain sensasinnya ngedapetin seswatu hasil kerja dan usaha kita sendiri.
Itu keren J
Hidup saling mengisi.
Ya, justru ke-enggak-perfect-kan-itu-malah-yang-sempurna- :D
Hidup memang gak semudah nasehat orang. Tapi, coba deh,
bikin fikiran lo sesederhana kata nasehat, pasti akan lebih mudah hari-hari lo.
Lebih ringan dan lebih positif
Ada yang bilang “untuk apa kita bertemu jika akhirnnya harus
kepisah juga?”
Loh,bukannya memang begitu kehidupan.
Apa iya? Hidup akan
pasti lebih menyenangkan kalo sekali ketemu lalu pasti gak akan kepisah?
Gak juga kan?
Kita bertemu seseorang lalu kita terpisah. Kita belajar.
Hati jangan dibikin satu rasa,sekali kali dia perlu dikasih
rasa yang berbeda. Kasih geteran lah. Hidup yang selalu hanya satu rasa,satu
jalan,dan selalu sama.itu basi
Senyum geh,gimana pun rasa hati lo saat ini :)

0 comments:
Post a Comment