Stratus tak lagi
menampakan wujudnya..
Dan cirrus sudah
lama pergi meninggalkan langit.. yang tertinggal hanya hati dan awan awan
nimbus yang terus memeluk.
Awan pembentuk
hujan yang selalu aku nanti.
Siapa yang tak
suka hujan?
Aku pecinta hujan
juga langit malam yang memekik ditengah gelap.
Dingin yang
menujami tulang terasa lebih hangat untuk ku, daripada mendengar hasrat yang
menggigiti epidermis diatas kulit ari.
Memberi bekas
kissmark yang memanas, bukan mengahangat.
Bukan itu yang
ingin aku bicarakan, aku hanya akan menulis tentang langit dan apa yang aku
cinta.
Bukan hanya hujan
yang aku puja, tapi juga bintang.
Sirius,
conopus,vega,capella,procyon, arcturus. Adalah bintang bintang yang paling
terang di galaksi bima sakti.
Canis Major
adalah rasi bintang dimana Sirius berada. Ya aku lebih cinta Sirius.
8,6 tahun cahaya,
jelas wajar kenapa aku mencintai nya, magnitude yang Ia pancarkan adalah sebab
kenapa bintang ini bisa dilihat dengan mata telanjang.
Aku mencintai
nya, rasi bintang yang tentu bisa selalu kau lihat ditiap malam yang cerah.
Bintang.
Bintang adalah
cahaya cantik yang akan tetap selalu terang menembus bumi, memacah gelap dengan
kepuitisan ditengah malam, bahkan setelah Ia mati, Ia akan tetap bercahaya.
Aku ingin jadi
bintang, aku ingin aku bisa jadi yang tetap kau lihat bahkan setelah aku mati.
Hujan dan
bintang.
Hujan dan bintang
adalah dua hal yang tak pernah mengarungi langit bersama, tapi aku tau bahwa
bintang dan hujan adalah dua perihal yang berasal dari satu tempat, yaitu langit.


0 comments:
Post a Comment