Saturday, 5 April 2014

senyum tulus Bu Budi hahaha :)

halo selamat sore blog ku dan selamat sore untuk pembaca ku...
malu rasa nya kalo ingin bercerita disini, tapi saya rasa kalo begini saja malu, rasa rasa nya saya saja sudah sering membuat malu dari dulu, dari bermacam macam kelakuan dan tulisan yang menjijikan sekalipun pasti sudah tahu ya?
maka sudahlah...

begini..
senang sekali siang ini, neraka serasa sudah luntur ditengah hujan yang mengguyur disiang tadi.
ada yang kenal Bu Budi tidak ? kalau bukan murid nya pasti tak tau ya.. hahaha
jadi begini, (ah begini terus) dia adalah salah satu dari dua guru bahasa Indonesia yang memarihi ku diwaktu itu, dia adalah guru yang makian nya masih membekas dikepala ku, mata melototnya, kening yang dikerut kerutkan, dan jemari nya yang menunjuk keras kewajah ku, juga suara nya yang menggelgar ditelinga kala itu masih terbayang.

Semua memang masih membakas.. tapi hanya sebatas itu, tidak lebih.
lalu bahagia nya apa ?
ya.. hari ini, tepatnya siang ini.. Ia memberi ku senyum manis yang kurasa itu tulus.. aku senang, karna senyuman itu Ia tunjukan kepada ku. surga berasa ada dihadap ku.
aku senang Ia mengajariku bagaimana cara membuat puisi, aku senang dia tanpa henti memberi kata kata manis dan senyum itu, ya senyum itu tak hilang :)
kau tau tidak bagaimana rasa nya diberi senyum tulus oleh orang yang memaki mu? oleh orang yang kau pikir dia membenci mu, oleh orang yang kau pikir Ia memberi catatan merah diotaknya?
ah pikir saja bagaimana rasa nya itu..

kalau dulu aku kaget dengan mengapa Bu Yuni tak memberi nilai ku buruk setelah hari kejadian itu, dan sekarang aku juga sama kaget nya dengan perbedaan ini. ini hanya senyum, tapi aku sungguh senang...
dan kalau ingat, Ia juga yang membuat ku kapok datang terlambat karna ocehanya, kalo ingat Ia yang membuat ku berubah, tak lagi pakai jari kalau bicara.. ah ternyata semua yang kupikir itu adalah kebencian dan ke killer ranya, ternyata itu adalah cara wujud kebaikan yang dibungkus dengan kemasan yang berbeda, kemasan yang terlihat kusut ternyata punya isi yang amat sangat bagus.

aku menulis ini bukan karna aku sudah terpilih ikut lomba puisi, bukan, ini hanya baru test saja.
aku hanya terlalu speechless dengan...senyuman hahahahahaha :D
tapi doa kan saja, apa yang menurut kalian bagus nya untuk ku kawan.
terimakasih... sampai jumpa dilain waktuuuuuuu

0 comments:

Post a Comment