Wednesday, 22 June 2016

ferris wheel



 
Tuan, aku butuh kau
kaki ku rasa nya patah
Lelah  ku mulai serakah

Tuan, aku butuh kau
Kepercayaan ku merapuh,
Asa ku tercecer diatas lantai
Semangat ku ber-arang, butuh api untuk berkobar

Ada badai yang tak sanggup aku tebas barang sendiri, tuan
Ada luka disana sini, ngilu ini sudah cukup berdarah darah
Aku tak tahan lagi

Tuan, aku butuh kau
Matikan segala resah yang memenjara
Sekalipun balada bergegas lari
tapi bekas nya berpayah payah

Tuan, aku butuh kau
Kala harap ku meredam dan duka ku menajam,
Aku butuh kau

Tuan,
Serapah ku terperanjat pada semesta, tak akan membiarkan gelap ini berlama lama
Ini janji ku tuan, aku kuat berdikari
Tapi tuan, aku butuh kau
Berjalan disini, aku pilu jika sendiri

Tuan
Aku tak pernah berpangku pada nasib
Tunggulah sebentar, mimpi ku tak serumit pola rubik tak pula sesederhana pemikiran mu tuan
Tunggu aku tuan, suka itu kini sedang berjalan kearah ku
Aku hanya butuh waktu untuk menyambutnya

Tuan, aku butuh kau
Aku tak akan membiarkan kau hilang karna kecewa
Sesal ku jika kau begitu
Percayalah, ada bahagia yang sedang Tuhan rajut

Tuan
Kala fajar tiba, aku harap kau enggan beranjak
Tetap lah ditempat nya, karna luka yang disembuhkan
Tak bisa dibayar murah


0 comments:

Post a Comment