sebenernya ada beberapa inspirasi tulisan draft yang ngendep di handphone gue, yang pada belom pernah sempet dan emang pada dasarnya males buat nge post-in nya.
Tapi berhubung kerjaan kosong, okelah bakal gue urain satu satu itu daraft di sini! :)
......................
Jika semua harus pergi lalu melupakan jalan pulangnnya..tak apa.
Biarkan saja, karna yang tertinggal dan berada disampingmu itulah yang terbaik.
Jadi, tak perlu resah dan mengkhawatirkan mereka melupakanmu, karna orang terbaik dihidup mereka, akan selalu menempatkan nama yang terbaik didalam tempat terbaik...
Percayalah, meski mungkin semua terpisah oleh asa dan kedewasaan, semua hal tentang orang terbaik tak akan pernah ikut berlari pergi dibenak mereka :)
.......................
Menulis menulis menulis...setidaknya hanya itu teman sejai saya,dia selalu ada..
Siap sedia menerima semua perasaan yang saya rasakan, entah senang, sedih,cemburu, marah atau pun kesal.
Saya tau ia hanya benda mati tanpa respon..
Tapi hanya benda mati ini yang paling mengerti akan semua rasaku
Setidaknya setelah menuliskan semuannya itu, melegakan :)
Saya bukan tak percaya teman, bukan tak percaya sahabat.
Saya hanya mencari yang tepat dari semua hal yang paling tepat.
Tapi semua itu tidak ada, dan jika memang harus mencari yang tertepat itu gak akan pernah ada?
Jadi saya gak pernah punya sahabat?
Tapi kenapa, semua orang begitu mudah mengatakan itu? hem?
atau saya saja yang terlalu berfikir terlalu jauh, memikirkan hal yang belum pasti terjadi.
Jadi ini salah saya, begitu?
Tapi saya hanya memilih, karna saya punya perasaan
saya hanya takut semua hal yang hanya dalam kesenangan dan memutuskan bersahabat hanya demi menunjukakan bahwa kita juga punya sahabat.
Karna saya tahu, yang tak selektif itu tak bisa bertahan lama, saya juga tak ingin ada keterbatasan dalam berteman dan juga kepemilihan.
Jadi siapa yang salah disini? cara saya kah?
atau memang begitu kah?
.............................
Namannya juga maya.
Ya semu.
Sama kayak hidup dalam dongeng, semua bisa diatur imajinatif. Liar dan bebas.
Tapi sayang, saya gak suka dunia fantasi!
Kita juga bukan hidup dalam kaca, maya dan terbalik.
Karna,kehidupan yang real tanpa naskah adalah hal yang selalu kita jalani setiap detiknya..
Drama nyata itu yang gue jalani setiap hari.
"Jadi gue bersandiwara?"
Bukan, gue elo mereka, atau siapapun orang didunia ini, saling memainkan peran, yang tanpa pernah diketahui endingnnya gimana.
Kita bermain dipanggung yang para pemainnya penuh rahasia, karna gak ada yang jadi penonton.
Karna, kita semua adalah pelaku.
Kehidupan esok, dan detik setelahnnya kita kita gak pernah ada yang tahu, karna kita bukan seperti sinetron tivi yang punya episode selanjutnya.
...................
- percaya yang terbaik selalu berakhir happy ending-
-semua yang dipertemukan karena takdir, akan terpisahkan juga karna takdir-
-apa yang salah dari orang yang memilih pergi?
jawabannya?... (jawab pakai hati)-
-jawaban tercerdas adalah diam! *sambil nyeling lempar senyum*-
-orang macam apa dia? pergi tanpa izin, tanpa sepatah kata dan tanpa..ucapan selamat tinggal!
-semua yang dikatakan berakhir pada nyatannya belum tentu benar benar usai-
- orang yang uda terlanjur sayang, biasannya suka menyimpan percakapan lama lalu membacannya kembali sebelum tidur, sambil tersenyum-
-jangna percaya dengan tulisan orang yang hobinnya menulis. Karna mereka belum tentu menulis tentang mereka.
Mereka punya banyak inspirasi yang kadang lebay dalam tulisan. Tapi, tak pernah selebay dalam kehidupan.-
-percayalah pada tulisan, yang meyakinkan tulisannya. karna biasannya, penulis lebih bisa berkat jujur hanya dengan setiap kalimat ketikannya.-
-pengen sms-an tapi gak pernah berani buat sms duluan-
-semua hal yang pakai dasar sekat 'gengsi' sulit untuk bertahan-
-berhenti melihat seseorang yang selalu memalingkan hidupnnya untuk orang lain-
.......................................................................................
udah ah uda panjang cukup dulu, pegel tauk ngetiknnya -.-
Tapi berhubung kerjaan kosong, okelah bakal gue urain satu satu itu daraft di sini! :)
......................
Jika semua harus pergi lalu melupakan jalan pulangnnya..tak apa.
Biarkan saja, karna yang tertinggal dan berada disampingmu itulah yang terbaik.
Jadi, tak perlu resah dan mengkhawatirkan mereka melupakanmu, karna orang terbaik dihidup mereka, akan selalu menempatkan nama yang terbaik didalam tempat terbaik...
Percayalah, meski mungkin semua terpisah oleh asa dan kedewasaan, semua hal tentang orang terbaik tak akan pernah ikut berlari pergi dibenak mereka :)
.......................
Menulis menulis menulis...setidaknya hanya itu teman sejai saya,dia selalu ada..
Siap sedia menerima semua perasaan yang saya rasakan, entah senang, sedih,cemburu, marah atau pun kesal.
Saya tau ia hanya benda mati tanpa respon..
Tapi hanya benda mati ini yang paling mengerti akan semua rasaku
Setidaknya setelah menuliskan semuannya itu, melegakan :)
Saya bukan tak percaya teman, bukan tak percaya sahabat.
Saya hanya mencari yang tepat dari semua hal yang paling tepat.
Tapi semua itu tidak ada, dan jika memang harus mencari yang tertepat itu gak akan pernah ada?
Jadi saya gak pernah punya sahabat?
Tapi kenapa, semua orang begitu mudah mengatakan itu? hem?
atau saya saja yang terlalu berfikir terlalu jauh, memikirkan hal yang belum pasti terjadi.
Jadi ini salah saya, begitu?
Tapi saya hanya memilih, karna saya punya perasaan
saya hanya takut semua hal yang hanya dalam kesenangan dan memutuskan bersahabat hanya demi menunjukakan bahwa kita juga punya sahabat.
Karna saya tahu, yang tak selektif itu tak bisa bertahan lama, saya juga tak ingin ada keterbatasan dalam berteman dan juga kepemilihan.
Jadi siapa yang salah disini? cara saya kah?
atau memang begitu kah?
.............................
Namannya juga maya.
Ya semu.
Sama kayak hidup dalam dongeng, semua bisa diatur imajinatif. Liar dan bebas.
Tapi sayang, saya gak suka dunia fantasi!
Kita juga bukan hidup dalam kaca, maya dan terbalik.
Karna,kehidupan yang real tanpa naskah adalah hal yang selalu kita jalani setiap detiknya..
Drama nyata itu yang gue jalani setiap hari.
"Jadi gue bersandiwara?"
Bukan, gue elo mereka, atau siapapun orang didunia ini, saling memainkan peran, yang tanpa pernah diketahui endingnnya gimana.
Kita bermain dipanggung yang para pemainnya penuh rahasia, karna gak ada yang jadi penonton.
Karna, kita semua adalah pelaku.
Kehidupan esok, dan detik setelahnnya kita kita gak pernah ada yang tahu, karna kita bukan seperti sinetron tivi yang punya episode selanjutnya.
...................
- percaya yang terbaik selalu berakhir happy ending-
-semua yang dipertemukan karena takdir, akan terpisahkan juga karna takdir-
-apa yang salah dari orang yang memilih pergi?
jawabannya?... (jawab pakai hati)-
-jawaban tercerdas adalah diam! *sambil nyeling lempar senyum*-
-orang macam apa dia? pergi tanpa izin, tanpa sepatah kata dan tanpa..ucapan selamat tinggal!
-semua yang dikatakan berakhir pada nyatannya belum tentu benar benar usai-
- orang yang uda terlanjur sayang, biasannya suka menyimpan percakapan lama lalu membacannya kembali sebelum tidur, sambil tersenyum-
-jangna percaya dengan tulisan orang yang hobinnya menulis. Karna mereka belum tentu menulis tentang mereka.
Mereka punya banyak inspirasi yang kadang lebay dalam tulisan. Tapi, tak pernah selebay dalam kehidupan.-
-percayalah pada tulisan, yang meyakinkan tulisannya. karna biasannya, penulis lebih bisa berkat jujur hanya dengan setiap kalimat ketikannya.-
-pengen sms-an tapi gak pernah berani buat sms duluan-
-semua hal yang pakai dasar sekat 'gengsi' sulit untuk bertahan-
-berhenti melihat seseorang yang selalu memalingkan hidupnnya untuk orang lain-
.......................................................................................
udah ah uda panjang cukup dulu, pegel tauk ngetiknnya -.-

0 comments:
Post a Comment