Sunday, 5 January 2014

Percaya untuk Mempercayai

Untuk percaya kita perlu bukti.
Tapi untuk mempercayai kita hanya butuh hati.

Dizaman sekarang, memang sulit buat cari manusia yang bisa kita percayai. kepercayaan memang mahal untuk dizaman yang kayak sekarang.
Enggak juga sih, sebenernnya ada sejumlah manusia disekitar yang bisa untuk dipercaya. Tapi, lagi lagi untuk mempercayai itu memerlukan keyakinan hati, dan sayangnya hati gaklah semudah itu memberikan kepercayaannya, sayang sekali.
Itulah kadang gak semudah itu kita bercerita, gak semudah itu membagikan masalah kita.

udah segitu aja pembukaannya, karna yang akan kita bahas adalah sebenernnya tentang berbagai jenis tempat berbagi.
check.this.out. !


Keluarga.
berbagi ketempat ini, memang yang paling terjaga keamanannya, masalah kenyamanan buat orang yang lebih percaya keluarga dari pada orang luar (yang mungkin aja belum ketemu) ya pasti nyaman lah.

Sahabat.
yup! urutan selanjutnya adalah sahabat.
Banyak alasan kenapa orang lebih milih sahabat ketimbang keluarganya, salah dua nya karna mereka punya sahabat dan yang kedua karna kadang kala curhat sama orang rumah membuat kita gak nyaman atau merasa malu atau bahkan malah takut :o
ya beruntunglah kalo kalian punya saudarah tanpa sedarah yang disebut sahabat, ya yang tertepat memang memercayai seseorang yang tepat.
 
Semua media sosial dan Semua teman.
Baik juga sih tipe ini, mudah berbagi, enggak pelit. ya tapi...ya dari judulnya pasti taulah...
orang macem ini gampang nih buat plong. Tapi et..et..wait. Hey, fikirkan orang lain juga yang melihat membaca curahan hatimu itu tak semuannya menginginkannya..
Dan, wait.. Hey! enggak semua orang yang kamu ajak bercerita benar benar ingin mendengarkanmu.
Karena menurut salah satu akun fakta ditwitter " gak semua orang yang mendengarkan ceritamu karna mereka peduli, kadang mereka cuma penasaran" dan.. gak selalu aman juga.
Tapi disisi baiknya, kamu jadi tipe orang yang bisa bikin orang lain nyaman, karna enggak kepemilihan kamu tadi, karna kamu berbagi kesemua, bikin orang lain merasa gak terbedakan. salut deh buat kamu. tapi tetep untuk beberapa hal penting, cari yang tepat ya buat jadi pendengar kamuuu.

Diary dan Tuhan.
Manusia macem ini itu biasannya melankolis kadang-kadang malah tipe orang yang pinter bikin kata-kata, anak sastra yang nganggep tempat berbagi teraman dan terbaik lewat tinta dan doa hati.

Tuhan dan Diri-nya.
Manusia jenis ini nih, bukan nya gak punya temen, gak punya keluarga, juga bukan-nya gak punya duit buat beli buku diary.
Tapi.. Mereka cuma belum nemuin orang-orang yang tepat buat jadi tempat dia berbagi. Mungkin juga karna dia yang masih menutup mata untuk melihat orang-orang yang sebenernnya banyak yang perduli, cuma diri kita aja yang masih kurang peka.
Hanya berbicara kepada Tuhan dan memendamnya sendiri tak akan membuat  mu lekas damai, berceritalah, setidaknya cari media yang dapat mendamaikanmu.
Dan masalah ketertutupan mu, dengar  kata-kata ku ini (tsah hahaa)
"bagaimana kamu bisa memercayai orang lain, jika dirimu saja enggan untuk memulainnya.. Mulai saat ini gunakanlah hati dan matamu dengan benar, dan..temukan!"



udah sih segitu aja dulu postingannya.
kalo ada yang lain dan ada yang kurang, boleh kamu tambahin di kotak komentar. itu juga kalo ada yang baca ini hihihi ^^

when you can't find a person who can make kamu percaya, saat itulah
because ane care kok hohoho ^^!


p.s : kesiapapun kamu berbagi dan dimanapun kamu menyimpan rahasia mu tetep, carilah yang bisa membuat kamu nyaman, inget...ada hati loh yang bisa diajak berbicara..andalin juga fikiran sebagai temen diskusinnya. so kamu bisa dapet yang terpercaya, moga-moga enggak salah.
bye bye~~




0 comments:

Post a Comment