Monday, 24 March 2014

antara luka, manusia, dan bahagia



Dimana pengejaran tentang arti bahagia.
Tempat  dan nama yang selalu dinanti , pada happiness land.
Bukan hanya untuk mu, atau untukku saja. Tetapi, juga untuk setiap manusia yang mengejarnya.

Perkenalkan nama ku luka dan bahagia adalah sahabatku.
Hidup ku tak seindah sahabatku, tapi aku berharap nama ku kelak akan berubah jadi nama nya.
Karna bagiku nama ku terlalu perih untuk aku dipandang disaudara ku, manusia.

Aku memang tak suka akan nama ku, tapi aku masih cukup bersyukur akan aku sendiri.
Karna dengan adanya aku, manusia bisa mengerti arti bahagia.
Aku suka apabila sahabatku dan aku menjadi sebuah paket yang selalu berimabang disisi manusia.

Tapi saat ini bukan hanya aku yang akan aku ceritakan.
Mendekat.. biar aku beritau sebentar.
Lebih dekatkan mata mu, biar aku tulis apa yang akan aku ceritakan pada mu wahai pembaca ku.
Ayolah lebih dekat... ini cerita tentang manusia dan bahagia.

Asalamualaikum, nama nya bahagia.
Kata yang tak terlalu sulit untuk kau eja, tapi tak pernah semudah itu untuk hanya sekedar kau rasakan, tak pernah semudah itu untuk kau maknai hadir nya.

Memeluk bahagia tak semudah memeluk malam bersama bantal guling.
Bahagia adalah teman yang tak pernah kau anggap bahkan saat Ia berada tepat disebelahmu, menanti, menunggumu menyebut nama nya, atau bahkan sekedar percaya bahwa bahagia akan muncul setelah luka yang menggoresi hati mu.

Manusia tak ada yang tau tentang rahasia ini, bahwa luka dan bahagia adalah sahabat. Mereka tak pernah menyadari bahawa luka selalu datang bersama bahagia, luka tak pernah mau meninggalkan bahagia dan bahagia yang selalu enggan untuk hidup sendiri. Itulah sebab kenapa manusia mengalami fase bahagia dan luka yang selalu bergantian.

*bahagia pov*
Aku datang bersama luka, dan ketika kami datang menemui manusia secara bersama, kami akan menimbulkan rasa flat pada hati nya.
Dan aku...
Selau dapatkan pengabaian oleh manusia.
Terkadang aku merasa terkutuk, karna ketika aku terlalu lama disisi nya, mereka akan mulai meninggikan hati nya, padahal hadirku bukan bertugas menjadikan manusia sombong dan angkuh.
Aku benci ketika manusia mulai takut meninggalkan ku, sedang mereka melupakan ku.
Bukan aku tak suka berlama lama dalam hati manusia, bukan karna itu.. tapi karna aku merasa benci bahwa sahabatku luka telah dilupakan.

Keluh ku pada manusia.
Aku sudah sering sakit hati karna pengabaianmu.
Kau yang tak pernah menyadari dan tak pernah mengucap syukur tiap kali aku mendekapmu erat.
Kelupaanmu terhadap Tuhan yang menjadikan ku ada disisimu, lebih sering membuat ku pergi bersama tiupan angin yang lebih lembut menyapa hadirku, bersama kicauan burung-burung yang terdengar lebih harmoni yang selalu siap antarkan ku pada pencarian manusia lain, pada tempat yang lebih layak dan lebih membutuhkan ku, kepada tempat yang akan menganggapku lebih berarti .
Ketempat yang lebih bersyukur akan hadirku.
Meski aku tau aku tak kan bertahan lama mengetuk hati nya, tapi ini lebih baik daripada harus bertahan pada hati yang terus menyobongkan diri.

Dan ini pesan sahabatku bahagia pada manusia.
Simaklah, dan jangan lupakan ini tiap kali kami mengetuk hati mu.

Untuk manusia.
Aku pasti pergi jika kau tak pernah menganggapku ada disebelahmu, pergi memang kodratkku karna  aku  tak kan mungkin pernah tinggal selamanya dihati mu, Maka setidaknya berilah kesan manis saat kami mengetuk hati mu.
Jangan bersedih jika sahabatku luka menyakiti mu, ia hanya melakasanakn tugas dari semesta.
Percalah aku selalu ada disebelahmu, aku dan sahabatku selalu menemanimu, dan kami hanya menunggu siapa yang akan kau sebut untuk kau tempatkan dihatimu.
Percayalah aku akan  menyapu wajah sedih mu dan menggantinya dengan senyum yang penuh tawa dan cahaya ketulusan apabila kau selalu selipkan nama ku didalam hati mu.
Aku akan selalu tampak sesering kau memikirkan tentang ku.
                Pinta ku, syukuri aku.  Percaya bahwa disetiap lukamu  aku akan hadir mengetuk hati mu dan aku berjanji jika kau mengingatku, akan ku redamkan perihmu oleh sebab luka, dan segera ku kembalikan senyum mu.

Tertanda
Dari yang mengasihimu
Bahagia

2 comments:

  1. Baik luka maupun bahagia keduanya memberikan kita makna hidup. dan kita harus berlatih untuk mengambil hikmah dari kehidupan, karena tidak semua orang bisa mengambil hikmah dari kebahagiaan maupun kesedihan yang di alami.

    oh ya, kalau boleh gue minta tolong nih, kunjungi blog gue :
    http://nafarinm.blogspot.com/2014/03/mohon-doa-agar-sukses-uas-dan-un-2014.html

    sesama blogger harus saling bantu kan ?
    nah sekarang gue minta bantuan doa dan jangan lupa ketik "aamiin" di kolom komentar, makasih. ~ @nafarinm

    ReplyDelete