Selama semua kata kata itu akan mempermalukan,
selama kalimat kalimat itu masih terlihat berlebihan,
selama itu juga gengsi untuk berbicara akan tetap berjalan.
sesuka apapun aku padanya,
sesayang apapun aku padanya,
serinduuuu... atau se-sayang apapun aku padanya.. sesakit dan setumpuk apapapun kata-kata dikepalaku yang 'minta' dikeluarkan itu akan tetap kusuruh bertahan ditempatnya.
pengecut ya aku ?
takut kehilangan kamu, tapi gak pernah berani bilang.
pembohong banget ya aku?
pengenya bilang, "jangan pergi" tapi yang terlontar malah "yaudah pergi aja"
pengen sms "aku sayang kamu" "aku kangen" tapi yang kekirim malah "kamu lagi apa ?"
pembohong ya ? iya :')
hahaha ego memang lebih egois ya..
Tapi itulah aku. Lebih memilih jalankan gengsi ketimbang perasaan. Eh, tapi toh ini juga tentang perasaan, aku takut kalo terlalu gamblang ungkapkan perasaan itu akan jadi sebab sesuatu akan jadi berjarak nanti nya.
Makanya banyak manusia yang lebih senang memendam.
cewek gitu, pengennya dimulai baru deh kasih respon.
bukan jadi yang 'memulai' inget gengsi, inget harga diri.
katanya harga diri jadi bakalan melempem kalo berdramatis ria dalam bicara; gamblang tanpa gengsi.
Ya gengsi tahan perasaan boleh kan ya ?
Makanya peka dong, biar enak :P


Keren.
ReplyDeleteMampir ya http://gebrokenruit.blogspot.com/
okeeee
Delete"Ya gengsi tahan perasaan boleh kan ya?"
ReplyDeletejangan gengsi terus to yaa, langsung cuss ungkapin wkwk. kalo dipendam, ntar malah tambah sakit. apalgi tau kalo doi lg deket sama cewe lain. nyess banget deh rasanya :p
iyaaa .__.
DeleteBaru saja membuktikan. Mau sms 'aku kangen kamu' *hapus* 'aku kepikiran kamu nih' *hapus* 'kamu apa kabar?' *kirim*
ReplyDeleteah perempuan memang suka ga sinkron antara hati dan otak :D
setuju nih sama yg ini =D
Deletecewek memang suka ga sinkron antara hati dan otak :D
Blogwalking ~ primonymous.blogspot.com
ya kan cewek, pake rasa. pake banyak mikir ._. :D
ReplyDeletewih dalem kata"nya mbak
ReplyDelete