Saturday, 9 March 2013

sak karep mu wae, dijuluk e judul opo -__-


*Part Of Friendship
 sepeda ini sekarang uda kempes


Mungkin benar, bagian dari persahabatan itu sendiri adalah sebuah perpisahan.
Persahabatan yang bodoh,aneh dan konyol.

Semua hal terbodoh sekalipun terasa begitu menyenangkan jika semua yang melakukan dan menjalani nya adalah kita..

Saya tak menyebut persahabatan ini berakhir, tapi saya tak menampik bahwa persahabatan ini memang tak ada atau bahkan title persahabatan ini pun benar benar tak pernah ada. (?)

Tapi entah mengapa, saya begitu ingat kapan peristiwa aneh persahabatan ini muncul.

Saya ingat kapan awal saya mulai mengenal nama nama kalian sebagai nama teman terbaik yang saya miliki.
Meski tak tepat kapan, tapi kurang lebihnya saya mengingatnya.

Saya ingat kapan kali keduannya kita bermain, setelah adannya persahabatan yang konon kami bentuk itu.

Saya masih ingat, kali pertamanya saya membeli kue tart untuk kawan terbaik yang saya sebut sahabat.
Saya ingat, harus berjalan berdua menembus rintik hujan demi menyampaikan potongan kue yang baru saja dibeli itu.

Saya ingat untuk kali pertamannya saya mengumpulkan uang jajan untuk membelikan sekotak kado untuk teman terbaik saya.
Untuk pertama kalinnya saya membungkus kado itu sendiri tanpa minta bantuan Ibu saya.
Saya ingat kamar saya harus bertebar sampulan kado, yang gagal terbungkus.

Saya ingat perjalanan kami melewati jalanan ber-aspal dengan satu sepeda untuk bertiga, hanya demi menemaninya melihat seseorang yang ia sukai.
Saya ingat raut wajah lelah mereka yang lesu karena kelelahan menggoes ontelan sepeda.

Saya ingat perjalanan jauh dengan gesekan tepakan kaki dari sekolah sampai Ganjar Asri demi mencari jualan martabak mini.

Saya ingat untuk pertama kalinnya memaksakan diri berfoto bersama teman yang letaknnya itu ditengah pematang sawah.

Saya ingat ketika sepatu milik saya harus tercebur dalam kubangan lumpur.

Saya ingat bagaimana terkejut dan paniknnya saya menyaksikan kecelakaan itu sendiri, meski saya tak pernah melihat wajah saya sendiri, tapi saya rasa itu merupakan penampilan wajah ter-aneh saya

Saya ingat sejak kapan saya mulai kecanduan menulis dalam jejaring sosial.

Saya ingat untuk pertama kalinnya saya mendapat surat perpisahan aneh dari teman saya.

Saya ingat bagaimana sulitnya memilih memutuskan bersama siapa kita harus bersahabat.

Saya ingat! Saya ingat semuannya.
Hampir setiap detailnnya.. jika ditannya, saya tahu jawaban semuannya

Biar semuannya berlalu terhapus, tersimpan, teringat ataupun terlupakan..
Itu hanya masalah logistic dari waktu.
Terimakasih pada waktu, yang mengenalkan arti teman, mengajarkan dan memberikan saya pengalaman yang luar biasa bersama orang yang juga luar biasa.

 itu photo yang diatas dulunnya waktu entah awal jaman kapan saya nyolong itu photo, dulu anggotannya masih lengkap. nama photonnya itu saya kasih nama "we are best friend" tapi sekarang kayaknnya satu per satu uda pada kepisah jadi namannya diganti jadi "asdfgthnj"

0 comments:

Post a Comment